model bisnis drop shipping
Drop shipping merupakan metode pemenuhan ritel modern di mana sebuah toko tidak menyimpan stok fisik dari produk yang dijualnya. Sebaliknya, ketika toko menjual suatu produk, toko tersebut memesan barang dari pihak ketiga dan mengirimkannya langsung ke pelanggan. Pedagang tidak pernah menyentuh produk secara langsung. Model bisnis ini memanfaatkan platform e-niaga canggih, sistem manajemen inventaris, dan pengolahan pesanan otomatis untuk menciptakan operasi yang mulus. Fitur teknologi utama mencakup sinkronisasi inventaris real-time dengan pemasok, pengalihan pesanan otomatis, serta sistem manajemen pengiriman terintegrasi. Model ini sangat bergantung pada infrastruktur digital, termasuk situs e-niaga, API integrasi pemasok, dan alat manajemen hubungan pelanggan. Penerapan drop shipping mencakup berbagai sektor ritel, mulai dari fesyen dan elektronik hingga barang-barang rumah tangga dan produk khusus. Sistem ini terutama unggul dalam menguji pasar produk baru, memperluas operasi tanpa investasi gudang, serta menawarkan katalog produk yang luas tanpa risiko inventaris. Operasional drop shipping modern sering kali memanfaatkan kecerdasan buatan untuk optimasi harga dan pembelajaran mesin (machine learning) untuk prediksi permintaan, menjadikannya sebuah model bisnis yang canggih secara teknologi dan terus berkembang seiring kemajuan digital.